Ritual yang Terjadi Dalam Sumo
Sumo adalah olahraga saling dorong antara dua orang pesumo yang berbadan
gemuk sampai salah satunya terdorong keluar dari lingkaran atau
terjatuh dengan bagian badan (selain telapak kaki) menyentuh tanah di
bagian dalam lingkaran. Pesumo (rikishi) perlu berbadan besar dan gemuk.
Semakin tambun seorang pegulat sumo, maka kian besar pula
kemungkinannya untuk menang.
Sumo adalah olahraga asli Jepang dan sudah dipertandingkan sejak berabad-abad silam. Di beberapa negara Asia, seperti Mongolia dan Korea, juga ada olahraga gulat tradisional yang mirip-mirip dengan sumo. Olahraga sumo diperkirakan telah ada sejak zaman prasejarah. Pada literatur klasik Jepang abad ke-8 Masehi, bentuk awal sumo itu dikenal dengan sebutan Sumai.
Sumo dalam bentuk seperti yang dikenal sekarang ini berbeda dengan "sumo" di masa lalu. Dulu pegulat sering bertarung sampai mati karena jumlah peraturan yang ada masih sangat minim.
Olahraga sumo tak bisa terlepas dari adat dan tradisi Jepang. Seperti contoh, sebelum bertarung petugas menyebarkan garam sepanjang waktu pertandingan.Tujuannya adalah untuk mengusir bala. Ritual lain yang dilakukan adalah menghentakkan kaki. Para pesumo biasanya melakukan hentakan kaki ke tanah yang bertujuan untuk mengusir setan atau bala selama pertarungan berlangsung.
Selain itu, ada juga tradisi merapikan tatanan rambut yang disesuaikan dengan peringkat dari pesumo. Peringkat tersebut disesuaikan dengan daftar jajaran peringkat yang ada di Jepang.
Besar dan gemuknya badan pesumo tak mengurangi kelincahan para atletnya. Pesumo pun bisa melakukan split seperti halnya para atlet senam.
Sumo merupakan salah satu olahraga yang istimewa, di negara asalnya Jepang. Harga tiket untuk menyaksikan pertandingan sumo berkisar dari 10.000 hingga 20.000 yen atau setara dengan Rp 1 hingga 2 juta. (Vin)
Sumo adalah olahraga asli Jepang dan sudah dipertandingkan sejak berabad-abad silam. Di beberapa negara Asia, seperti Mongolia dan Korea, juga ada olahraga gulat tradisional yang mirip-mirip dengan sumo. Olahraga sumo diperkirakan telah ada sejak zaman prasejarah. Pada literatur klasik Jepang abad ke-8 Masehi, bentuk awal sumo itu dikenal dengan sebutan Sumai.
Sumo dalam bentuk seperti yang dikenal sekarang ini berbeda dengan "sumo" di masa lalu. Dulu pegulat sering bertarung sampai mati karena jumlah peraturan yang ada masih sangat minim.
Olahraga sumo tak bisa terlepas dari adat dan tradisi Jepang. Seperti contoh, sebelum bertarung petugas menyebarkan garam sepanjang waktu pertandingan.Tujuannya adalah untuk mengusir bala. Ritual lain yang dilakukan adalah menghentakkan kaki. Para pesumo biasanya melakukan hentakan kaki ke tanah yang bertujuan untuk mengusir setan atau bala selama pertarungan berlangsung.
Selain itu, ada juga tradisi merapikan tatanan rambut yang disesuaikan dengan peringkat dari pesumo. Peringkat tersebut disesuaikan dengan daftar jajaran peringkat yang ada di Jepang.
Besar dan gemuknya badan pesumo tak mengurangi kelincahan para atletnya. Pesumo pun bisa melakukan split seperti halnya para atlet senam.
Sumo merupakan salah satu olahraga yang istimewa, di negara asalnya Jepang. Harga tiket untuk menyaksikan pertandingan sumo berkisar dari 10.000 hingga 20.000 yen atau setara dengan Rp 1 hingga 2 juta. (Vin)
3. Pesumo melakukan split